Paskibraka Kabupaten Nganjuk Siap Kibarkan Sang Saka Merah Putih

Paskibraka Kabupaten Nganjuk Siap Kibarkan Sang Saka Merah Putih

NGANJUK, MEDGO. ID. –Menjadi sebuah kebanggaan bagi pelajar tingkat SMA/SMK di Kabupaten Nganjuk yang menjadi bagian dari Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka). Tugas berat yang mereka emban, akan menjadi pusat perhatian seluruh peserta upacara dan tamu undangan dalam mengibarkan bendera kebangsaan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan.

Seperti halnya tahun ini, Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77 Tahun 2022 akan dilaksanakan di halaman GOR Bung Karno Nganjuk. Sebanyak 70 personil yang terpilih dari perwakilan SMA/SMK di Kabupaten Nganjuk, sejak 25 Juli 2022 menjalani pelatihan fisik dan mental dari jajaran pelatih dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk.

Suparlan, selaku Pelatih Paskibraka Kabupaten Nganjuk menyampaikan bahwa kekuatan fisik dan mental menjadi modal penting bagi seluruh pasukan agar mereka mampu menjalankan tugasnya dengan baik.  “Selain latihan baris-berbaris, mereka kami bekali juga latihan fisik dan mental,” ungkap Suparlan, di halaman GOR Bung Karno, Senin, (15/08/2022).

Diakui Suparlan, bahwa tugas harus mereka jalankan dengan baik dan sempurna. “Ada kesalahan yang mereka lakukan, pasti akan mendapat hukuman,” tegas pelatih dari jajaran Kodim 0810 Nganjuk ini.

Paskibraka Kabupaten Nganjuk dengan semangat 45, terus berlatih untuk mensukseskan Upacara HUT RI ke-77

Dijelaskan Suparlan, dari pagi hingga sore, para pasukan pengibar giat melaksanakan latihan, baik untuk pengibaran maupun penurunan bendera. “Dibawah pengawasan ketat para pelatih, mereka yang tergabung dalam Pasukan 8 (Regu Nusa), Pasukan 17 (Regu Bangsa) dan Pasukan 45 (Regu Bahasa), menjalankan instruksi dan menjalankan tugas mengawal dan mengibarkan bendera,“ terangnya.

Saat ini, seluruh anggota paskibraka tengah menjalani masa karantina, dan akan dikukuhkan pada 15 Agustus 2022 di pendopo KRT Sosro Koesoemo. “Dalam masa karantina di Aula Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, mereka juga dibekali materi wawasan kebangsaan,“ tandasnya.

Sementara itu, Nasya Amira Indrasari mengaku terharu dan bangga saat dirinya terpilih menjadi pembawa baki pengibaran Sang Saka Merah Putih. Menurutnya, ini adalah kesempatan emas untuk membahagiakan orang tuanya danuh menjadi salah satu pengabdiannya untuk Bangsa Indonesia.

“Saya tidak menyangka akan menjadi Paskibraka yang terpilih membawa baki. Jujur nggak nyangka, tentunya dengan kepercayaan dan kesempatan ini akan saya siapkan mental dengan baik,“ ucapnya.

Pelajar 16 tahun asal SMAN 1 Kertesono itu bercerita, untuk menyiapkan mental dan menghilangkan nerveous saat latihan maupun pelaksanaanya nanti, dirinya selalu mengingat nasehat orang tuanya dan selalu menebar senyum manis serta melakukan yel-yel sebagai motivasi diri.

“Jadi ini salah satu kunci saya agar fokus dan kembali menumbuhkan kepercayaan diri, Semoga pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam HUT RI ke-77 tahun ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan dan jerih payah latihan kami. Aamiin, “ tutupnya.

(Kominfo/Nurayati)